Tentang Kami

Dunia keuangan saat ini berkembang dengan pesatnya, khususnya lembaga keuangan bank dan non bank, misalnya, bank syariah, asuransi syariah, dan pasar modal syariah. Kondisi demikian membuka kesempatan yang semakin luas serta posisi-posisi baru di beberapa lembaga keuangan syariah.

Realitas di lapangan memperlihatkan sebagian besar dari pegawai lembaga keuangan bank dan non bank memiliki sumber daya rata-rata lulusan D.3 dan S.1 yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, terutama disiplin ilmu ekonomi konvensional. Sementara pegawai yang berasal dari disiplin ilmu keuangan syariah, asuransi dan pasar modal syariah sangat jarang ditemukan. Selain itu, target pencapaian market share 5 persen perbankan syariah membutuhkan hampir 40.000 SDM Keuangan Syariah untuk pembentukan Bank Umum Syariah maupun Unit Usaha Syariah.

Selain realitas pasar seperti yang dideskripsikan itu, pemerintah juga memiliki political will untuk terus membangun dan mendorong perkembangan keuangan syariah. Undang-undang Bank Indonesia secara eksplisit menjelaskan tentang upaya untuk mendorong bank syariah. Demikian juga, saat ini telah berlaku Undang-undang Perbankan Syariah dan Undang-undang Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) yang kerap disebut UU Sukuk.

Peluang inilah yang menjadi dasar pemikiran bagi STIE Ahmad Dahlan Jakarta untuk membuka Program Magister Keuangan Syariah dengan konsentrasi Perbankan Syariah, Pasar Modal/Uang Syariah, dan Asuransi Syariah.